| Hajah harus Peduli Nasib ODHA |
|
Hajah harus Peduli Nasib ODHA Selasa, 13 Desember 2011 UMAT Islam yang menyandang ’hajah’ (haji wanita) harus memiliki kepedulian terhadap nasib Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dengan bersikap proposional dan menempatkan penderita bukan dengan sikap antipati. Wakil Ketua IV Bidang Pemberdayaan Perlindungan dan Kelurga IPHI Bali Hj. Ari Murti di sela-sela Rakerwil IPHI Bali Sabtu (3/12), menyatakan, sikap bijaksana seperti itu merupakan peran yang bermanfaat sebagai ibadah sosial yang menunjukkan kemabruran seorang hajjah. Para hajah, lanjut Ari, harus mengetahui betapa besar bahaya yang mengancam harga diri, jiwa, dan kesehatan. Namun, ia menyangkan kenyataannya di masyarakat Islam masih rendah peranan wanita, dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Wanita sampai sekarang masih sering dijadikan objek bukan subjek, masih banyak menjadi korban, belum menjadi pemegang peran inti sesuai fitrahnya. Merebaknya kasus HIV/AIDS, KDRT, penjualan manusia, belum terbukanya emansipasi dan masih banyak lagi yang belum memuaskan peranan wanita. Dari para hajah inilah kami berharap ada penyebaran pengetahuan yang bisa dipraktikkan, terutama bidang peran perempuan,” tandas Ari. Untuk itu, akan dilakukan pendataan wanita muslim yang telah melaksanakan ibadah haji, penyuluhan ke IPHI daerah se-Bali tentang program pemberdayaan perempuan khususnya bidang kesehatan, HIV/AIDS, narkoba, makanan dan ketahanan keluarga sakinah. - nang. Sumber: Koran Tokoh, Bali. |







![]() | Hari ini | 54 |
![]() | Kemarin | 206 |
![]() | Minggu ini | 54 |
![]() | Bulan ini | 4794 |
![]() | Total | 185778 |